Populasi Kota Taipei menurun, terendah dalam 23 tahun | 公視新聞網 PNN

Populasi Kota Taipei menurun, terendah dalam 23 tahun

  Populasi Kota Taipei terus menurun dalam beberapa tahun terakhir dan muncul gelombang migrasi. Biro Urusan Sipil Pemkot Taipei berpendapat bahwa biaya pemukiman yang tinggi adalah faktor utama penyusutan populasi. Taipei kehilangan populasi sebanyak 46.200 orang pada tahun lalu, terbanyak dalam 27 tahun terakhir. Di antaranya, Distrik Xinyi mencatat rekor terbanyak dengan 6,3%. Hingga Januari tahun ini, jumlah populasi Taipei adalah 2.597.635 orang, terendah dalam 23 tahun. Namun para pakar berpendapat bahwa ini merupakan fenomena tak terhindarkan dalam proses menjadi wilayah metropolitan.
 
  Peneliti Institut Ekonomi Taiwan, Darson Chiu mengatakan, “Ini adalah proses perkembangan sebuah kota menjadi metropolitan, yaitu (jumlah populasi) dioptimalkan. Penyusutan ini tidak akan berlangsung selamanya, mereka tetap bekerja di wilayah ini.”
 
Perkembangan komersial tetap berjalan  dampak populasi kecil
 
  Selain itu, para pakar juga beranggapan bahwa selama perkembangan perdagangan Taipei tidak menurun, dampak penyusutan populasi saat ini kecil.
 
  Direktur Pusat Pengembangan, NCU, Wu Dachrahn mengatakan, “Sebagian besar populasi yang migrasi mungkin akan tinggal di sekitar Kota Taipei. Baik untuk kerja maupun belanja masih bisa kembali ke Taipei kapan saja.”
 
Penyusutan populasi tidak mengubah keunggulan kota Taipei
 
  Pakar mengatakan faktor kesejahteraan, transportasi dan harga rumah akan melahirkan arus migrasi keluar dari kota Taipei, tetapi penyusutan populasi tidak berarti kesempatan kerja dan belanja akan berkurang, sehingga keunggulan Taipei tidak akan berubah dalam jangka pendek.
 
1618311607r.jpg
 
 

留言區