Kabar baik! Perlindungan vaksin Moderna terhadap corona hampir 95%

Kabar baik untuk pengendalian pandemi Covid-19. Pada tanggal 16, perusahaan bioteknologi Amerika Moderna mengumumkan vaksin mereka memiliki efek perlindungan hingga 94,5%, melebihi perlindungan 90% vaksin Pfizer yang diumumkan sebelumnya.
 
Manajer Umum Moderna, Anthony Fauci berkata, “Vaksin mRNA-1273 kami dapat mencegah virus corona, termasuk pasien yang parah dan orang yang telah menyuntik vaksin ini. Sebenarnya ini adalah sebuah tonggak sejarah.”
 
Tedros: Vaksin tidak bisa mengakhiri pandemi
 
Uni Eropa telah memesan 405 juta dosis, Inggris 5 juta dosis. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyambut baik vaksin Moderna, tetapi Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus juga memperingatkan bahwa vaksin tidak dapat mengakhiri pandemi.
 
1605665492u.jpg
 
Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, “Sikap acuh terhadap virus tanpa mengadopsi protokol pencegahan akan menyebabkan kematian dan kesusahan serta merugikan kehidupan dan ekonomi. Sekarang bukan waktunya untuk berpuas diri.”
 
Vaksin Moderna tidak perlu suhu pembekuan dalam distribusi
 
Vaksin yang diluncurkan Pfizer sebelumnya harus disimpan pada suhu minus 75 derajat Celcius, sedangkan vaksin Moderna hanya perlu suhu minus 20 derajat Celcius untuk penyimpanan selama 6 bulan dan satu bulan untuk kulkas biasa. Penelitian Moderna meliputi 30 ribu relawan dimana setengah diantaranya menerima dua dosis vaksin yang keduanya berjarak 4 minggu. Sisa setengahnya hanya menerima plasebo (Obat tidak berdampak). Dalam proses observasi, 95 orang terjangkit virus corona yang hanya 5 orang di antaranya yang divaksinasi, sedangkan 90 orang menerima plasebo. Ada 11 pasien yang sakit parah yang kesemuanya menerima plasebo. Hasil percobaan ini menunjukkan vaksin tersebut efektif dan dapat mencegah penyakit menjadi parah.
 
Editor: Shantina
 

全台敬老金大調查

相關新聞